Wednesday, April 16, 2014

Belajar menjadi Best Parent (Orang tuan yang baik) untuk anak

Menjadi orang tua atau menjadi ayah dan ibu bagi anak-anak ternyata tidaklah mudah, mulai dari mendidik, membesarkan hingga dewasa, dan menjaganya. Tapi hal terberat menjadi orang tua adalah mendidiknya. Klo urusan makan sih kita tinggal menyediakan kita suapi beres, beda dengan mendidik karena di butuhkan tenaga yang ekstra. Kenapa ekstra kan tinggal kasih pengertian dan lain-lain? ternyata tidak, menjadi orang tua itu harus ekstra sabar, ekstra waktu, ekstra tenaga, tapi dari ekstra - ekstra tersebut ekstra sabar yang harus di kedepankan.

Coba deh klo g punya ekstra sabar ama anak bakalan emosi memuncak, kadang itu sih yang saya alami. Anak itu apalagi masih usia balita a.k.a bawah lima tahun perlu ekstra perhatian lebih, berbagai macam tingkah polah bakal diperlihatkan mulai dari yang normal hingga yang aneh, atau malah tingkah yang menggoda anda untuk tersulut emosinya. Contoh anda melarang anak anda untuk tidak berteriak-teriak kadang malah perilaku itu di lakukannya seolah-olah menggoda anda untuk marah, bisa jadi dalam pikiran mereka asik juga dapat perhatian dari orang tua kita. Mungkin ini jadi warning buat kita sebagai orang tua bahwa anak akan mendapatkan perhatian orang tua jika melakukan kesalahan, jika begini maka pola ini harus di ubah bahwa untuk mendapatkan perhartian orang tua tidak dengan cara yang salah. Begitu juga orang tua harus lebih banyak meluangkan waktu untuk anaknya.

Selain itu kita sebagai orang tua di kejutkan dengan tingkah polah anak kita yang tidak di ajarkan di lingkungan keluarga, tapi didapatkan di lingkungan masyarakat. Contoh saat di rumah anak kita di ajarkan berkata kasar tetapi mereka juga belajar dari teman-temannya. Terkadang kita di buat stress dengan tingkah polah anak kita, kadang pula kita kalah jauh dari perkembangan anak, yang kadang tidak terduga mendapatkan informasinya.

Untuk itu kita perlu meng upgrade info bagaimana  cara mendidik anak kita, mungkin cara mendidik kita sudah beda dengan cara mendidik orang tua kita yang mungkin tidak cocok di terapkan pada zaman sekarang. Menjadi orang tua memang di butuhkan kreatifitas dalam membentuk jati diri anak sesuai harapan orang tua. Satu hal lagi menjadi orang tua harus menyampingkan ego kita demi kebaikan anak. So menjadi orang tua tidaklah mudah tapi di butuhkan kreatifitas, kesabaran, dan kasih sayang serta doa untuk menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kita.

No comments:

Post a Comment